yah, hari hari kulalui lagi...tiap detik dan detak kujajaki pelan...aku mulai merasakan harumnya kehidupan...
bahkan krisis yang selama ini kudramatisir sudah hampir tampak titik terangnya...
aku hanyalah orang yang ingin bersungguh-sungguh dalam menjalani perjuangan ini..
thats the answer
terima kasih bagi MU yang telah memberikan titik kesegaran dalam kegersangan fikirku...
terima kasih bagimu yang telah memberikan inspirasimu padaku...
yah, aku ingin berbagi lagi tentang sesuatu kawan...
beberapa hari yang lalu aku baru menyadari dan mengalami sebuah perkembangan yang cukup mengejutkan bagiku...
lebih tepatnya setelah kuliah grafis, aku ke NH...keperluanku untuk bertemu dengan orang yang mau beli hape W910i...(masih inget promosinya?)
aku sebelumnya udah ngerasa ada yang janggal gitu, kok kayaknya dia ngebet pengen ketemu...tapi bukan dalam rangka beli hape
eh ternyata aku mendapatkan sebuah fakta, dan banyak anak2 fakta...di situ ia curhat banayk tentang dirinya dan kehidupannya terutama kehidupan asmara...
yah aku seneng punya sahabat baru, orangnya juga baik, memiliki visi yang sama pula...taapi...
sekarang posisiku, diantara sahabat dan cinta...
2 kali aku ngalamin ini dalam hidup...
wakakakakaka...mari tertawakan ini semua...hahahahahaha
(mas...mas, kentingan bangsalnya ada yang kosong tuh)
Senin, 30 Maret 2009
Selasa, 17 Maret 2009
Bismillah
Setiap waktu yang kusisir,perlahan
setiap detak jantung yang mengiring
setiap oksigen dan CO2 yang silih berganti
menjadi pengiring rasa ini
yah,akulah sang penyair
hanya bisa menjadi orang yang kikir
untuk berbagi,walau setitik getir
hingga dunia ini berakhir
wahai pena,lukiskanlah
wahai kertas,cerminkanlah
aku sulit berbagi dengan mereka
bahkan dengan-Mu ya Allah
tentangku saat ini,
tiada gembira,tiada pula sedih
tapi,cinta itu tetap ingin kuraih
meski ia telah memilih
dan diriku bukan kekasih
hanya orang yang bersembunyi dalam dalih
Amin..
setiap detak jantung yang mengiring
setiap oksigen dan CO2 yang silih berganti
menjadi pengiring rasa ini
yah,akulah sang penyair
hanya bisa menjadi orang yang kikir
untuk berbagi,walau setitik getir
hingga dunia ini berakhir
wahai pena,lukiskanlah
wahai kertas,cerminkanlah
aku sulit berbagi dengan mereka
bahkan dengan-Mu ya Allah
tentangku saat ini,
tiada gembira,tiada pula sedih
tapi,cinta itu tetap ingin kuraih
meski ia telah memilih
dan diriku bukan kekasih
hanya orang yang bersembunyi dalam dalih
Amin..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Jumat, 13 Maret 2009
Aaaaargh!!!
Semilir angin,mengiring gurat pena
sebersit tawa,menebar dalam jiwa
sakit dan gembira menyatu dalam dahaga jiwa
beberapa saat lalu,ya Allah
hatiku tak berpanjikan Engkau
hampa..
Sulit kuungkapkan betapa terombang-ambingnya diriku
rasanya ingin kutarik saja tali yang menggantung itu
dan tinggalkan semuanya..
Sekarang,saat ini,detik ini
hatiku berpanjikan senyuman itu
terpatri dan tertancap kuat
AKU TAK INGIN..AKU MENOLAKNYA!!
Tapi,aku merasa jauh dariMU ya Allah..
Kemanakah lagi aku mencari pegangan?
Selain padaMU..
Hamba mohon..
Cinta Mu..
sebersit tawa,menebar dalam jiwa
sakit dan gembira menyatu dalam dahaga jiwa
beberapa saat lalu,ya Allah
hatiku tak berpanjikan Engkau
hampa..
Sulit kuungkapkan betapa terombang-ambingnya diriku
rasanya ingin kutarik saja tali yang menggantung itu
dan tinggalkan semuanya..
Sekarang,saat ini,detik ini
hatiku berpanjikan senyuman itu
terpatri dan tertancap kuat
AKU TAK INGIN..AKU MENOLAKNYA!!
Tapi,aku merasa jauh dariMU ya Allah..
Kemanakah lagi aku mencari pegangan?
Selain padaMU..
Hamba mohon..
Cinta Mu..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Minggu, 01 Maret 2009
Aku dan samudraku
sebuah kapal berjalan menyisir samudra
tampak olehnya hanya sebuah dayung dari dedaunan
dan anak manusia lugu di atasnya
ia mendayung kapal itu
hingga ke tengah lautan
dan di sana ia temukan kehampaan
arus laut yang tak menentu
alur pacu angin yang kadang tak bersahabat
langit yang kadang menangis
kapal manusia itu terus melaju, mengikuti arus samudra dan alur hembusan angin...
terombang ambing...
terhanyut dan terbawa...
namun tak kunjung jatuh dan tenggelam...
itulah sedikit penggambaran kehidupanku saat ini...
tampak olehnya hanya sebuah dayung dari dedaunan
dan anak manusia lugu di atasnya
ia mendayung kapal itu
hingga ke tengah lautan
dan di sana ia temukan kehampaan
arus laut yang tak menentu
alur pacu angin yang kadang tak bersahabat
langit yang kadang menangis
kapal manusia itu terus melaju, mengikuti arus samudra dan alur hembusan angin...
terombang ambing...
terhanyut dan terbawa...
namun tak kunjung jatuh dan tenggelam...
itulah sedikit penggambaran kehidupanku saat ini...
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Langganan:
Komentar (Atom)

