Dalam cahaya,ada titik kegelapan
dalam senang,ada duka
begitu pula hidup ini
ada kala kita harus terbaring
sungguh,rona itu bukan riang
tidurnya jauh dari damai
senyumnya,tertahan raga yang mendidih
gemulainya,terkekang
dia tidak meminta,hanya memohon
segala belenggu itu lepas darinya
ya Allah,ampunilah dosanya
sembuhkanlah ia..Amin
Senin, 11 Mei 2009
Selasa, 28 April 2009
Dan dunia itu,kini sedang mendung
Kumulai hadapi kilauan mentari
mencoba menata hati
kubawa diri ini
ke haribaan Ilahi
setengah hari kulalui
tanpa senyum di hati
meski kulihat senyummu
hati tetap saja semu
hingga gelap,senyummu masih terbias dalam hatiku
kurasakan kalbumu suram seperti halnya diriku
wahai duniamu,yang ingin kugapai
meski langitku kau sibak dan hempas
janganlah kau gersang
senyumlah,semailah kdamaian..
mencoba menata hati
kubawa diri ini
ke haribaan Ilahi
setengah hari kulalui
tanpa senyum di hati
meski kulihat senyummu
hati tetap saja semu
hingga gelap,senyummu masih terbias dalam hatiku
kurasakan kalbumu suram seperti halnya diriku
wahai duniamu,yang ingin kugapai
meski langitku kau sibak dan hempas
janganlah kau gersang
senyumlah,semailah kdamaian..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Minggu, 26 April 2009
Dua Dunia
Bosan juga,hati ini memendam
lelah nian,cinta itu kuredam
langitku,kian mendung
dalam prasaan yang mengapung
aku,dan langitku
kau,dan langitmu
aku dan duniaku
kau dan duniamu
aku ingin memejamkan mata
beserta alunan dengkuranmu
aku ingin terbangun,bertahajud bersamamu
namun,bukanlah bumiku,yang diinginkan oleh langitmu..
lelah nian,cinta itu kuredam
langitku,kian mendung
dalam prasaan yang mengapung
aku,dan langitku
kau,dan langitmu
aku dan duniaku
kau dan duniamu
aku ingin memejamkan mata
beserta alunan dengkuranmu
aku ingin terbangun,bertahajud bersamamu
namun,bukanlah bumiku,yang diinginkan oleh langitmu..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Kamis, 23 April 2009
Yah..Waktu yang lama tu..Berakhr juga..
Dia da dalm helaian rapuhnya hatiku
ia juga ada,dalam tegarnya mentari senja
teramat sucinya,hingga langitpun takluk
dan bunga melayu
apa yang kau bayangkan?
Sosok anggun mempesonakah?
Benar,tapi bukan langitku yang kan menyelimuti dunianya..
ia juga ada,dalam tegarnya mentari senja
teramat sucinya,hingga langitpun takluk
dan bunga melayu
apa yang kau bayangkan?
Sosok anggun mempesonakah?
Benar,tapi bukan langitku yang kan menyelimuti dunianya..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Senin, 30 Maret 2009
hahahahaha
yah, hari hari kulalui lagi...tiap detik dan detak kujajaki pelan...aku mulai merasakan harumnya kehidupan...
bahkan krisis yang selama ini kudramatisir sudah hampir tampak titik terangnya...
aku hanyalah orang yang ingin bersungguh-sungguh dalam menjalani perjuangan ini..
thats the answer
terima kasih bagi MU yang telah memberikan titik kesegaran dalam kegersangan fikirku...
terima kasih bagimu yang telah memberikan inspirasimu padaku...
yah, aku ingin berbagi lagi tentang sesuatu kawan...
beberapa hari yang lalu aku baru menyadari dan mengalami sebuah perkembangan yang cukup mengejutkan bagiku...
lebih tepatnya setelah kuliah grafis, aku ke NH...keperluanku untuk bertemu dengan orang yang mau beli hape W910i...(masih inget promosinya?)
aku sebelumnya udah ngerasa ada yang janggal gitu, kok kayaknya dia ngebet pengen ketemu...tapi bukan dalam rangka beli hape
eh ternyata aku mendapatkan sebuah fakta, dan banyak anak2 fakta...di situ ia curhat banayk tentang dirinya dan kehidupannya terutama kehidupan asmara...
yah aku seneng punya sahabat baru, orangnya juga baik, memiliki visi yang sama pula...taapi...
sekarang posisiku, diantara sahabat dan cinta...
2 kali aku ngalamin ini dalam hidup...
wakakakakaka...mari tertawakan ini semua...hahahahahaha
(mas...mas, kentingan bangsalnya ada yang kosong tuh)
bahkan krisis yang selama ini kudramatisir sudah hampir tampak titik terangnya...
aku hanyalah orang yang ingin bersungguh-sungguh dalam menjalani perjuangan ini..
thats the answer
terima kasih bagi MU yang telah memberikan titik kesegaran dalam kegersangan fikirku...
terima kasih bagimu yang telah memberikan inspirasimu padaku...
yah, aku ingin berbagi lagi tentang sesuatu kawan...
beberapa hari yang lalu aku baru menyadari dan mengalami sebuah perkembangan yang cukup mengejutkan bagiku...
lebih tepatnya setelah kuliah grafis, aku ke NH...keperluanku untuk bertemu dengan orang yang mau beli hape W910i...(masih inget promosinya?)
aku sebelumnya udah ngerasa ada yang janggal gitu, kok kayaknya dia ngebet pengen ketemu...tapi bukan dalam rangka beli hape
eh ternyata aku mendapatkan sebuah fakta, dan banyak anak2 fakta...di situ ia curhat banayk tentang dirinya dan kehidupannya terutama kehidupan asmara...
yah aku seneng punya sahabat baru, orangnya juga baik, memiliki visi yang sama pula...taapi...
sekarang posisiku, diantara sahabat dan cinta...
2 kali aku ngalamin ini dalam hidup...
wakakakakaka...mari tertawakan ini semua...hahahahahaha
(mas...mas, kentingan bangsalnya ada yang kosong tuh)
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Selasa, 17 Maret 2009
Bismillah
Setiap waktu yang kusisir,perlahan
setiap detak jantung yang mengiring
setiap oksigen dan CO2 yang silih berganti
menjadi pengiring rasa ini
yah,akulah sang penyair
hanya bisa menjadi orang yang kikir
untuk berbagi,walau setitik getir
hingga dunia ini berakhir
wahai pena,lukiskanlah
wahai kertas,cerminkanlah
aku sulit berbagi dengan mereka
bahkan dengan-Mu ya Allah
tentangku saat ini,
tiada gembira,tiada pula sedih
tapi,cinta itu tetap ingin kuraih
meski ia telah memilih
dan diriku bukan kekasih
hanya orang yang bersembunyi dalam dalih
Amin..
setiap detak jantung yang mengiring
setiap oksigen dan CO2 yang silih berganti
menjadi pengiring rasa ini
yah,akulah sang penyair
hanya bisa menjadi orang yang kikir
untuk berbagi,walau setitik getir
hingga dunia ini berakhir
wahai pena,lukiskanlah
wahai kertas,cerminkanlah
aku sulit berbagi dengan mereka
bahkan dengan-Mu ya Allah
tentangku saat ini,
tiada gembira,tiada pula sedih
tapi,cinta itu tetap ingin kuraih
meski ia telah memilih
dan diriku bukan kekasih
hanya orang yang bersembunyi dalam dalih
Amin..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Jumat, 13 Maret 2009
Aaaaargh!!!
Semilir angin,mengiring gurat pena
sebersit tawa,menebar dalam jiwa
sakit dan gembira menyatu dalam dahaga jiwa
beberapa saat lalu,ya Allah
hatiku tak berpanjikan Engkau
hampa..
Sulit kuungkapkan betapa terombang-ambingnya diriku
rasanya ingin kutarik saja tali yang menggantung itu
dan tinggalkan semuanya..
Sekarang,saat ini,detik ini
hatiku berpanjikan senyuman itu
terpatri dan tertancap kuat
AKU TAK INGIN..AKU MENOLAKNYA!!
Tapi,aku merasa jauh dariMU ya Allah..
Kemanakah lagi aku mencari pegangan?
Selain padaMU..
Hamba mohon..
Cinta Mu..
sebersit tawa,menebar dalam jiwa
sakit dan gembira menyatu dalam dahaga jiwa
beberapa saat lalu,ya Allah
hatiku tak berpanjikan Engkau
hampa..
Sulit kuungkapkan betapa terombang-ambingnya diriku
rasanya ingin kutarik saja tali yang menggantung itu
dan tinggalkan semuanya..
Sekarang,saat ini,detik ini
hatiku berpanjikan senyuman itu
terpatri dan tertancap kuat
AKU TAK INGIN..AKU MENOLAKNYA!!
Tapi,aku merasa jauh dariMU ya Allah..
Kemanakah lagi aku mencari pegangan?
Selain padaMU..
Hamba mohon..
Cinta Mu..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Minggu, 01 Maret 2009
Aku dan samudraku
sebuah kapal berjalan menyisir samudra
tampak olehnya hanya sebuah dayung dari dedaunan
dan anak manusia lugu di atasnya
ia mendayung kapal itu
hingga ke tengah lautan
dan di sana ia temukan kehampaan
arus laut yang tak menentu
alur pacu angin yang kadang tak bersahabat
langit yang kadang menangis
kapal manusia itu terus melaju, mengikuti arus samudra dan alur hembusan angin...
terombang ambing...
terhanyut dan terbawa...
namun tak kunjung jatuh dan tenggelam...
itulah sedikit penggambaran kehidupanku saat ini...
tampak olehnya hanya sebuah dayung dari dedaunan
dan anak manusia lugu di atasnya
ia mendayung kapal itu
hingga ke tengah lautan
dan di sana ia temukan kehampaan
arus laut yang tak menentu
alur pacu angin yang kadang tak bersahabat
langit yang kadang menangis
kapal manusia itu terus melaju, mengikuti arus samudra dan alur hembusan angin...
terombang ambing...
terhanyut dan terbawa...
namun tak kunjung jatuh dan tenggelam...
itulah sedikit penggambaran kehidupanku saat ini...
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Sabtu, 21 Februari 2009
Sekelebat cahaya, sebelum fajar
Ya Allah, hari ini hamba menangis
dan hari ini pula hamba gembira
ya Allah, hamba sulit mengehentikan
tangis ini
karna dalam tangis ini
hamba merasakan ketentraman di mana lama, ia tak kutemui...
Ya Allah, bukan karena kata-kata
dari hambaMu yang kemarin
tapi karena perasaan ingin menjadi pelita
bagi orang lain
Ketika aku berjalan menyisir jalan dari masjid. bersamanya pula, aku menyisir kehidupanku di masa lampu. di mana itu pula, terdapat doa dan harapan dari seorang durjana sepertiku.
Apa yang aku rasakan saat itu? Sulit...tapi sesungguhnya, aku berdoa padaMU, Maha Pengampun. Langkah pertamaku menuju kerumah, diingatkan dengan sebuah potiongan waktu, yang seakan-akan itu memenuhi sesak di hatiku. biarkanlah aku emnulis wahai teman, aku ingin berbagi hal ini bersama kalian.
Potongan itu, adalah ketika aku menjadi sangat rapuh, dan menguatkan diri dengan segera. "Sabar...Ya" inilah pemicu kejadian pagi ini.
Sebuah Potongan yang kemudian diiringi potongan-potongan lain yang serupa tapi tak sama. "Sabarlah", katanya. "Kamu kurang sabar" kata Ibu. "kamu bukan orang yang aku kenal". "Kamu berubah ya...". "gak usah marah-marah gitu donk."
Hamba tidak merasa ini karena hambaMu yang kemarin. Dan bukan karena itu, hamba merasakan ketidakleluasaan hati untuk merasa. Lebih karena takut, kehilangan. Sekali lagi, bukan karena hambaMu yang kemarin. tapi kehilanganMu , Ya Allah.
tiba saatnya aku menyeberang, saat itu entah ada desakan dari hati, sesak yang hidup, dan akhirnya aku menangis. Oh Ya Allah, hamba tak ingin menahannya. Aku berhenti sejenak dan terpana melihat langit, terduduk, dan menangis...
Ya Allah, di manakah hamba selama ini
hingga sering lalai dari Mu
Ya Allah, ke manakah hamba selama ini pergi
hingga sekarang hamba jauh dariMU
ya Allah, Ibu, Keluargaku, dan teman-teman yang aku sayangi...
maafkan aku...
untuk hati yang tergores lisan
kalbu yang tertampar lidah
pikiran yang mendendam karena sikap
jiwa yang aku hina
hai sombong, aku tak ingin kau ada sebagai sahabat. pergilah jauh dariku...
Hai sabar, kemarilah, aku ingin memelukmu dengan erat...
hingga aku mati...
dan hari ini pula hamba gembira
ya Allah, hamba sulit mengehentikan
tangis ini
karna dalam tangis ini
hamba merasakan ketentraman di mana lama, ia tak kutemui...
Ya Allah, bukan karena kata-kata
dari hambaMu yang kemarin
tapi karena perasaan ingin menjadi pelita
bagi orang lain
Ketika aku berjalan menyisir jalan dari masjid. bersamanya pula, aku menyisir kehidupanku di masa lampu. di mana itu pula, terdapat doa dan harapan dari seorang durjana sepertiku.
Apa yang aku rasakan saat itu? Sulit...tapi sesungguhnya, aku berdoa padaMU, Maha Pengampun. Langkah pertamaku menuju kerumah, diingatkan dengan sebuah potiongan waktu, yang seakan-akan itu memenuhi sesak di hatiku. biarkanlah aku emnulis wahai teman, aku ingin berbagi hal ini bersama kalian.
Potongan itu, adalah ketika aku menjadi sangat rapuh, dan menguatkan diri dengan segera. "Sabar...Ya" inilah pemicu kejadian pagi ini.
Sebuah Potongan yang kemudian diiringi potongan-potongan lain yang serupa tapi tak sama. "Sabarlah", katanya. "Kamu kurang sabar" kata Ibu. "kamu bukan orang yang aku kenal". "Kamu berubah ya...". "gak usah marah-marah gitu donk."
Hamba tidak merasa ini karena hambaMu yang kemarin. Dan bukan karena itu, hamba merasakan ketidakleluasaan hati untuk merasa. Lebih karena takut, kehilangan. Sekali lagi, bukan karena hambaMu yang kemarin. tapi kehilanganMu , Ya Allah.
tiba saatnya aku menyeberang, saat itu entah ada desakan dari hati, sesak yang hidup, dan akhirnya aku menangis. Oh Ya Allah, hamba tak ingin menahannya. Aku berhenti sejenak dan terpana melihat langit, terduduk, dan menangis...
Ya Allah, di manakah hamba selama ini
hingga sering lalai dari Mu
Ya Allah, ke manakah hamba selama ini pergi
hingga sekarang hamba jauh dariMU
ya Allah, Ibu, Keluargaku, dan teman-teman yang aku sayangi...
maafkan aku...
untuk hati yang tergores lisan
kalbu yang tertampar lidah
pikiran yang mendendam karena sikap
jiwa yang aku hina
hai sombong, aku tak ingin kau ada sebagai sahabat. pergilah jauh dariku...
Hai sabar, kemarilah, aku ingin memelukmu dengan erat...
hingga aku mati...
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Selasa, 20 Januari 2009
Dua nama
Angin mulai berhembus kencang,saat aku mengguratkan pena kecilku.Aku menahan kertas tumpahan hatiku agar tak terbawa olehnya.Di sela-sela angin yang semakin kencang,aku menerawang ke langit,dan jatuhlah setetes air di wajahku.Lambat laun tetesan-tetesan itu semakin banyak dan hujan pun datang.
Hai kertasku,aku ingin berbagi sesuatu denganmu.Sesuatu yang hanya bisa aku rasa,namun sulit kuungkapkan.Entah,tapi memang benar,suasana saat aku menuliskan ini padamu seiring dengan alunan suasana hatiku.
Aku benar-benar tak mengerti,terlalu banyak yang aku pikirkan,bagaikan hujan kali ini.
Beberapa rasa ada dan kualami di hatiku saat ini.Tapi,aku ingin engkau juga merasakannya,walau hanya satu saja.Perasaan di mana ia menerangkan hidupku yang kacau.
Hai kertasku,angin berhembus semakin kencang,jangan kau lepaskan peganganku,aku ingin kau ikut berbahagia denganku.
Aku merasakannya beberapa hari lalu,desir-desir yang membelai hampa hatiku.Menyapa sudut ruang hatiku yang kelam,menyibak tirai kegelapan yang menutupi hatiku selama ini.
Detak-detak jantung berdebar saat aku teringat dua nama.
Maukah kau tahu,wahai kertasku?
Allah..Allah wahai kertasku.Ia memberikan kesejukan,cahaya,dalam hatiku yang tenggelam dalam lumpur dosa dan keterpurukan rasa.
Melalu hambaNYA yang namanya belum bisa kuungkapkan wahai kertasku.Aku masih belum yakin,karna badai-badai nafsu masih meracuni hatiku.
Ia yang baru saja mengisi hampaku,aku tak tahu,apakah memang ia yang dijadikan Allah dari belulang rusukku.
Sesungguhnya wahai kertasku,aku merasakan rasa itu,yang aku juga ingin kau merasakannya.
Aku bingung wahai kertasku,aku bingung. Mungkin karna itulah,hujan ini serasa begitu menemaniku.
Itulah satu rasa,yang engkau juga tahu itu apa..
Hai kertasku,aku ingin berbagi sesuatu denganmu.Sesuatu yang hanya bisa aku rasa,namun sulit kuungkapkan.Entah,tapi memang benar,suasana saat aku menuliskan ini padamu seiring dengan alunan suasana hatiku.
Aku benar-benar tak mengerti,terlalu banyak yang aku pikirkan,bagaikan hujan kali ini.
Beberapa rasa ada dan kualami di hatiku saat ini.Tapi,aku ingin engkau juga merasakannya,walau hanya satu saja.Perasaan di mana ia menerangkan hidupku yang kacau.
Hai kertasku,angin berhembus semakin kencang,jangan kau lepaskan peganganku,aku ingin kau ikut berbahagia denganku.
Aku merasakannya beberapa hari lalu,desir-desir yang membelai hampa hatiku.Menyapa sudut ruang hatiku yang kelam,menyibak tirai kegelapan yang menutupi hatiku selama ini.
Detak-detak jantung berdebar saat aku teringat dua nama.
Maukah kau tahu,wahai kertasku?
Allah..Allah wahai kertasku.Ia memberikan kesejukan,cahaya,dalam hatiku yang tenggelam dalam lumpur dosa dan keterpurukan rasa.
Melalu hambaNYA yang namanya belum bisa kuungkapkan wahai kertasku.Aku masih belum yakin,karna badai-badai nafsu masih meracuni hatiku.
Ia yang baru saja mengisi hampaku,aku tak tahu,apakah memang ia yang dijadikan Allah dari belulang rusukku.
Sesungguhnya wahai kertasku,aku merasakan rasa itu,yang aku juga ingin kau merasakannya.
Aku bingung wahai kertasku,aku bingung. Mungkin karna itulah,hujan ini serasa begitu menemaniku.
Itulah satu rasa,yang engkau juga tahu itu apa..
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Rabu, 14 Januari 2009
ഇനി കവാന്, മന്ഫാറ്റ് ശോലറ്റ് tahajud
Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi juga sangat penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil penelitian Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu bisa membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker.
Tidak percaya? Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. "Jika anda melakukannya secara rutin, benar, khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas dari infeksi dan kanker". Ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan 'tukang obat' jalanan. Dia melontarkan pernyataanya itu dalam desertasinya yang berjudul 'Pengaruh Sholat tahajjud terhadap peningkatan Perubahan Response ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Psiko-neuroimunologi" Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana Universitas Surabaya.
Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud dinilai hanya merupakan ibadah salat tambahan atau sholat sunah. Padahal jika dilakukan secara kontinu, tepat gerakannya, khusuk dan ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfosit-nya yang berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi (coping).
Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan status sholat yang muakkadah (Sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan,kekhusukan, dan keikhlasan. Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan mental psikis. Namun sebetulnya soal ini dapat dibuktikan dengan tekhnologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri,dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol.
Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara 38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00 normalnya antara 69-345 nmol/liter. "Kalau jumlah hormon kortisolnya normal, bisa diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan. Begitu sebaliknya. Ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama (Islam) semata-mata dogma atau doktrin.
Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41responden sisa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya.Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan sholat tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul 02-00-3:30 sebanyak 11* rakaat, masing masing dua rakaat empat kali salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di tiga laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan Klinika). Hasilnya,ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang yang rajin bertahajjud secara ikhlas berbeda jauh dengan orang yang tidak melakukan tahajjud. Mereka yang rajin dan ikhlas bertahajud memiliki ketahanan tubuh dan kemampuan individual untuk menaggulangi masalah-masalah yang dihadapi dengan stabil. "Jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi. Dengan cara memperbaiki persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif, emosi yang positif dapat menghindarkan seseorang dari stress,"Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan hitungan tekhnik medis menunjukan, sholat tahajjud yang dilakukan seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik. Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat,anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya.
Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita??????? Seorang Doktor di Amerika telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran. Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah klinik yang bernama "Pengobatan Melalui Al Qur'an" Kajian pengobatan melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan sebagainya.
Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal. Setelah membuat kajian yang memakan waktu akhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar sembahyang 5 waktu yang diwajibkan oleh Islam.
Tidak percaya? Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. "Jika anda melakukannya secara rutin, benar, khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas dari infeksi dan kanker". Ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan 'tukang obat' jalanan. Dia melontarkan pernyataanya itu dalam desertasinya yang berjudul 'Pengaruh Sholat tahajjud terhadap peningkatan Perubahan Response ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Psiko-neuroimunologi" Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana Universitas Surabaya.
Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud dinilai hanya merupakan ibadah salat tambahan atau sholat sunah. Padahal jika dilakukan secara kontinu, tepat gerakannya, khusuk dan ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfosit-nya yang berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi (coping).
Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan status sholat yang muakkadah (Sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan,kekhusukan, dan keikhlasan. Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan mental psikis. Namun sebetulnya soal ini dapat dibuktikan dengan tekhnologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri,dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol.
Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara 38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00 normalnya antara 69-345 nmol/liter. "Kalau jumlah hormon kortisolnya normal, bisa diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan. Begitu sebaliknya. Ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama (Islam) semata-mata dogma atau doktrin.
Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41responden sisa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya.Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan sholat tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul 02-00-3:30 sebanyak 11* rakaat, masing masing dua rakaat empat kali salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di tiga laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan Klinika). Hasilnya,ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang yang rajin bertahajjud secara ikhlas berbeda jauh dengan orang yang tidak melakukan tahajjud. Mereka yang rajin dan ikhlas bertahajud memiliki ketahanan tubuh dan kemampuan individual untuk menaggulangi masalah-masalah yang dihadapi dengan stabil. "Jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi. Dengan cara memperbaiki persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif, emosi yang positif dapat menghindarkan seseorang dari stress,"Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan hitungan tekhnik medis menunjukan, sholat tahajjud yang dilakukan seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik. Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat,anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya.
Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita??????? Seorang Doktor di Amerika telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran. Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah klinik yang bernama "Pengobatan Melalui Al Qur'an" Kajian pengobatan melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan sebagainya.
Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal. Setelah membuat kajian yang memakan waktu akhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar sembahyang 5 waktu yang diwajibkan oleh Islam.
Diposting oleh
Wildan Muhammad
ഉജ്യന് ആകാന് berakhir
assalamualaikum...
akhirnya UAs hampir selesai...
maaf teman2, aku belum bisa jual pulasa...tugas2 numpuk...masih banyak hal yang harus disiapkan buat jualan...salah satunya hape...kamu punya? harganya di bawah 3 ratus ribu!!!
teman, dengan diiringi lagu hands held light nya Lp(di warnet lagi muter ni)
aku menguvcapkan selamat menunaikan liburan semester genap...
semoga di liburan ini kita mendapat kekuatan untuk bersenang-senang dan buat yang jarang mandi(sebangsa dengan ku) ayo jangan males2an mandi!!!
Ganbatte!!! liburan mpe tanggal 9 februari, regristrasi 5-6 februari!! dont 4get
akhirnya UAs hampir selesai...
maaf teman2, aku belum bisa jual pulasa...tugas2 numpuk...masih banyak hal yang harus disiapkan buat jualan...salah satunya hape...kamu punya? harganya di bawah 3 ratus ribu!!!
teman, dengan diiringi lagu hands held light nya Lp(di warnet lagi muter ni)
aku menguvcapkan selamat menunaikan liburan semester genap...
semoga di liburan ini kita mendapat kekuatan untuk bersenang-senang dan buat yang jarang mandi(sebangsa dengan ku) ayo jangan males2an mandi!!!
Ganbatte!!! liburan mpe tanggal 9 februari, regristrasi 5-6 februari!! dont 4get
Diposting oleh
Wildan Muhammad
Langganan:
Komentar (Atom)

